Hallo Kawan!

Jumat, 28 Maret 2025

Tipuan Segitiga - Penipuan yang Merajalela di Facebook


 

 Ide mengenai tulisan ini muncul begitu saja, ketika aku sedang menscroll ria facebook ku di hari Kamis Siang, di momen ramadhan yang begitu indah ini. Sebagai orang yang telah diuntungkan dengan jual beli dunia maya, aku kerap kali menggunakan facebook sebagai media tepercaya. 

Tak ayal, aku juga pernah ketipu dari platform ini, bahkan platform satunya juga berhasil menipuku juga. Saat itu, nafsu memiliki sesuatu menjadi akibat tak berdayanya isi kepala untuk mencerna, mana barang yang dijual atau hanya tipuan belaka.

 Terakhir, aku juga nyaris kena penipuan, untung saat itu aku memang tidak memiliki rezeki untuk membeli barang tersebut. Mungkin, terkadang, dengan keterbatasan entah bagaimana ceritanya malah jadi keberkahan yang sering terlupakan. 

Okey, aku mau cerita modus penipuan yang paling baru, jadi aku abis mengomentari bahwa aku suka sepatu xyz, di akun milik @starting.lane, tak lama kemudian ada request DM, yang menawarkan jika aku beli sepatu xyz dan abc sekaligus maka diskon akan lebih besar. Posisinya waktu itu adalah akhir tahun. Ya tentu, aku harus penghematan, ga semudah itu beli sepatu, wkwkk.

 Nah, pas aku udah gajian, tiba-tiba aku terfikir tentang akun itu, pas ku cek, ternyata akunnya adalah instagram.user (akun yang sudah dihapus). Disitulah aku terkejut, dan menyadari bahwa aku dihubungi oleh @starting.lane___ , metode penipuan klasik, namanya phising, khususnya typosquatting. 

Yap, penipuan yang sengaja membuat tulisannya disalahkan, supaya pembaca terkecoh. Nah, mengetahui hal tersebut. Jujur, aku langsung ketawa, ketawa pada diri sendiri, untung ga ada duit pas itu. Dari situ aku teringat tnetang penipuan yang serupa sebelumnya, tentang thrifting yang tak kunjung dikirim.

Ah, tapi mungkin itu bagian dari pengalaman hidup. Harapannya, pembaca ga ada yang kena beginian ya. 

Coba deh baca yang kushare, itu penipuan segitiga, itu kacau sih, penipunya ga dateng, tetapi dia menghubungkan penjual dan pembeli asli. Semoga mereka tersadarkan deh, mau doa gimanapun, tapi kadang emang sulit diberantas penipuan seperti itu.

Nah, harapannya, kalian jangan begitu ya. Yuk, jadi pedagang yang jujur, insyaAllah hidup auto mujur. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar